rumah merupakan tempat kita kembali, kembali menemukan siapa kita dan kembali berbagi kepada semua penghuninyaliburan panjang memang sangat asik jika kita jalan-jalan ke luar kota. Menghabiskan waktu kuliah di solo membuat saya penat akan aktivitasnya. Liburan kali ini saya kembali ke kota kembang, kota dimana impian saya berawal. jauh-jauh hari saya di beritahu oleh teman saya untuk ikut pelatihan di bandung. Bukan hanya itu saja saya kesini, alasan terbesar saya adalah ingin bertemu sahabat saya yang sedang berkabung dengan peristiwa kematian adiknya (bisa di baca di ‘Maling’ strike back). Saya belum sempat bertemu dengannya karena memang pada waktu kejadian saya tidak bisa pulang. kalo saya pikir-pikir saya menyesal karena disaat sahabat saya berkabung saya tidak bisa hadir disana untuk merasakan duka yang dia rasakan. Akhirnya saya memantapkan diri untuk pergi kesana. Memang jika ada libur panjang tiket angkutan umum sangat mahal dan cenderung cepat habis, oleh karena itu saya harus ke kota ini lebih cepat yaitu pada kamis pagi, padahal rencana saya adalah kamis malam. Saya cukup bersyukur karena tiket yang saya punya memang tinggal satu-satunya. Jika itu habis maka rencana saya pergi ke bandung akan batal terlaksana. Banyak-banyaklah bersyukur kepada Allah karena saya masih termasuk orang yang beruntung. Mungkin Allah memberikan saya waktu untuk menyelesaikan urusan saya di kota ini sembari refreshing. Alhamdulillah pokoknya.
Hari-H keberangkatan sangat sibuk karena ternyata jobdesk saya disana bertambah. Jaket angkatan saya banyak kekurangan sehingga saya harus memperbaikinya. Rasanya saya tidak enak dengan teman angkatan saya karena jaket yang saya buat kutrang memuaskan. saya benar-benar minta maaf. Naik bis Po Atmo akhirnya saya sampai di stasiun balapan. Stasiun yang sangat berkesan bagi kota Solo. sampai-sampai ada lagu yang dedikasikan untuk stasiun ini. Sebelum memasuki kereta saya membeli roti dan air mineral untuk perjalanan kali ini. Maklum perjalanan Solo-bandung memakan waktu 10 jam itupun jika keretanya tidak ngaret hahaha. memasuki gerbong saya langsung menaruh tas saya dan langsung foto-foto untuk dokumtasi perjalanan.
berbekal foto kamera tetapi hasilnya cukup memuaskan. Memasuki waktu keberangkatan kereta saya sudah penuh dan suara lokomotif menderu. Akhirnya perjalanan saya ke Kota kembang di mulai!!!





